You are here

Gubsu: Empat Pilar Kebangsaan Kunci Pemersatu Bangsa

MEDAN, MANDIRI

Seiring modernisasi, kemajuan teknologi dan informasi di segala bidang, ternyata pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan terindikasi mulai berkurang. Indikasi tersebut dapat dilihat dari banyaknya tindak kriminal, tawuran sampai disintegrasi bangsa. Menyadari hal tersebut Pemerintah Sumatera Utara melalui Kesbangpollinmas mengadakan Sosialisasi Pemantapan Ideologi dan Empat Pilar Kebangsaan Dikalangan Birokrat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Kota Terpilih. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Gedung Binagraha Jl. Diponegoro Medan, Rabu ( 3/7).
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Propsu H.Nurdin Lubis, SH,MM, selaku pemateri Ketua Harian Studi Pancasila Universitas Pancasila DR. Yudi Lathief, DR.Dani Seiawan ,  Kepala Badan Intelijen Daerah Sumatera Utara Brigjend. Susilo Sumantri,  Ketua FKUB Propsu DR.H. Maratua Simanjuntak.,  utusan  Pangdam I BB, Utusan Kapoldasu, Ketua Badan Kesbangpollinmas Propsu  Eddy Syofian, MAP, Pejabat eselon II  Propsu dan Kabupaten Kota Terpilih serta ratusan peserta lainnya.
Gubernur Sumatera Utara H.Gatot Pujo Nugroho, ST, M.Si dalam sambutan yang dibacakan Sekda Propsu  Nurdin Lubis mengatakan empat pilar kebangsaan adalah kunci pemersatu bangsa. Menurutnya apabila nilai empat pilar tersebut difahami secara utuh oleh setiap warga negara Indonesia maka Indonesia akan jauh lebih Maju, Aman, Damai dan Sejahtera.
Selain itu Gubsu juga menilai momentum kegiatan sosialisasi tersebut sangat strategis untuk merevitalisasi nilai luhur bangsa di Sumatera Utara yang berbilang kaum.

Maka dengan keragaman suku, etnis, agama dan kebudayaan, Gubsu berharap  kegiatan tersebut  mampu membangkitkan kesadaran sebagai anak bangsa untuk tidak  kehilangan arah dan tujuan yang berdasarkan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.
Lebih jauh Nurdin membacakan bahwa ada dua kerangka dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu pertama merevitalisasi Nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila serta fikiran fikiran besar pendiri bangsa. Kedua adalah mengidentifikasi nilai anacaman terhadap nilai pancasila sekaligus menemukan jawaban bagaimana Pancasila menjawab ancaman ideologi asing tersebut. "Bila kita mampu merevitalisasi nilai tersebut serta menjawab ancaman ideologi asing maka kita akan tetap menjadi negara yang utuh sesuai nilai Pancasila" , papar Nurdin.
Terakhir Gubsu berpesan kepada seluruh peserta untuk tetap berpegang teguh pada Empat Pilar Kebangsaan agar Indonesia tetap utuh , maju dan berdaya saing.
Sementara itu Eddy Syofian, MAP selaku ketua Panitia Sosialisasi melaporkan sosialisasi tersebut bertujuan untuk memantapkan nilai ideologi Pancasila dan Empat Pilar Kebangsaan dikalangan Pegawai Negeri Sipil di Jajaran Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.
Adapun jumlah peserta dilaporkannya berjumlah 400 orang yang dibagi kedalam 2 gelombang pelaksanan. Eddy menilai sosialisasi ini sangat penting untuk menggugah kembali rasa nasionalisme dan patriotik para birokrat di Sumatera Utara. diharapkannya dengan digelarnya sosialisasi tersebut dapat membentuk birokrat yang berkwalitas dan berdaya saing. (Nda)

Rubrik: 

Add new comment